Nama saya ––––––, 29 tahun dari Indonesia. Himpitan ekonomi dan terjebak hutang mengharuskan saya meninggalkan kampung halaman untuk bekerja di luar negeri. Awalnya saya bertemu dengan seseorang yang menawarkan pekerjaan yang mudah, tapi upahnya banyak. Namun yang harus saya terima adalah penyesalan. Saya ditahan di Tai Lam Centre for Women – Hongkong dengan tuduhan memperdagangkan obat-obatan berbahaya, tipe ice seberat 2,900 gram. Saya Masuk penjara pada Agustus 2023. Hingga saat ini saya masih menjalani hukuman, dan setiap hari saya menyesali perbuatan bodoh yang saya Lakukan. Saya kehilangan banyak hal, hidup di penjara tanpa bisa bertemu keluarga, tanpa internet, tanpa teman, berada jauh dari keluarga.
Untuk teman dan saudara di luar sana, berhati-hatilah, jangan coba-coba menyentuh atau memperdagangkan obat-obatan berbahaya, berhati-hatilah memilih teman, cari pekerjaan yang baik, hindari orang-orang yang menggunakan narkoba yang bisa merusak hidupmu, keluargamu dan masa depanmu, saya berjanji pada diri sendiri, setelah bebas, saya akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dan tidak akan menyentuh atau mengenal Narkoba lagi.
